Wednesday, December 24, 2008

Kisah Misteri Kematian - Memanjatkan Doa Untuk Orang Yang Sudah Wafat

MEMANJATKAN DOA UNTUK ORANG YANG SUDAH WAFAT

Basyar bin Mansur berkata bahwa pada saat terjadi wabah penyakit, ada seorang laki-laki pergi menuju kuburan, lalu ia menyaksikan salat jenasah. Pada saat memasuki waktu sore, ia berdiri di depan pintu pemakaman lali berkata, “Semoga Allah meringankan dosa-dosamu dan mengampuni segala kesalahanmu dan menerima semua perbuatan baikmu,” Ia berkata tidak lebih dari kata-kata tersebut, lalu berkata ,”Pada suatu malam saya pulang menemui keluarga dan saya tidak mendatangi pemakaman, di tempat saya memanjatkan doa sebagaimana yang biasa saya lakukan.” Ketika saya tidur tiba-tiba dating satu rombongan dating kepadaku, lalu saya berkata,”Siapa kalian dan apa keperluan kalian?” Mereka menjawab,” Kami adalah penghuni alam kubur.” Saya bertanya,”Apa keperluan kalian?” Sesungguhnya engkau telah mengambil hadiah yang telah engkau berikan kepada kami ketika engkau pulang ke keluargamu.” Aku berkata,” Apakah hadiah tersebut?” Mereka menjawab, “Hadiah tersebut adalah doa-doa yang biasa kau panjatkan untuk kami,” aku menjawab,” Baiklah aku akan memanjatkan doa untuk kalian.” Setelah itu saya tidak pernah meninggalkan memanjatkan doa untuk mereka.

Taken from Kisah Misteri Kematian, Ali Ath-Thahthawi

Saturday, December 20, 2008

Sinopsis of Dania

Sinopsis

Cerita ini mengisahkan seorang Dania yang bersikeras tidak mau menjadi seorang guru karena menurutnya menjadi seorang guru tidak akan membuatnya menjadi kaya. Kenyataan demi kenyataan yang dialaminya ternyata justru bertentangan dengan keinginannya. Di saat dengan tegasnya dia menolak tawaran kuliah di fakultas keguruan ternyata dia menemukan kenyataan bahwa Rani, sahabatnya sejak SMP malah menentukan pilihan untuk kuliah di fakultas keguruan. Melihat kenyataan tersebut Dania mencoba ikut-ikutan mendaftar di fakultas keguruan. Apa yang terjadi kemudian pun tidak sesuai dengan yang diharapkan. Serangkaian drama kehidupan yang sungguh bukan cita-citanya pun masih harus Dania jalani. Sampai pada titik akhir Dania menyadari bahwa apa yang terjadi adalah takdir hidupnya. MENJADI SEORANG PENDIDIK!

The Story Continued.......


Naaah........here we are guys...........that handsome man and his beautiful wife, that's us ........ people call me Ateen...my full name is Muhammad Suprihatin, I was born in Banjarmasin, 37 years ago, my childhood was in Banjarmasin, people called it as the downtown of Banjarmasin........S. Parman........my elementary school was in SD Negeri Jaya (now they changed into SD Neeri Pasar Lama 1), my junior high school was in SMP Negeri 2 Banjarmasin, and My Senior High School was in SMA Negeri 7 Banjarmasin, one of the famous SMA in Banjarmasin........that's about me.....
My wife lives at Jl. Kuripan Komp Cempaka Putih Gg. IX No. 19 RT. 10..... Now I live there too...... Later I will ask my wife to write her story since she was SD until SMA...........

Me & My Wife

Yoo guys....... wants to know me and my wife...........I will tell you later....coz I am still busy now

Friday, December 19, 2008

Teacher's job

This is what I do everyday in my life now. Teaching........ yup teaching is what I have done since 16 years ago......wow that long huh.............. but I love teaching my students a lot. do you think I teach in high school or college/university...? Nope..... I am teaching in the best English institution in Indonesia....... You got no idea what course it is right? I teach at LBPP-LIA Banjarmasin one of affiliate of LBPP-LIA Jakarta. I've been teaching there since I graduated from English Department Unlam in 1996. Woow....... some of my students haven't been born at that time. Actually when I was senior high school I planned to be a doctor, or a soldier, but I think teaching is inherited from my late father, yup he was a teacher, but not English teacher....... he started teaching Physics,........... sorry I got to now....I have to teach..........